Sunday, February 22, 2009

Bagaimana pesawat bisa terbang?

Sebenarnya hal ini sudah dibahas secara singkat di Postingan saya yang lain. Seperti yang sudah dijelaskan bahwa Pesawat itu bisa terbang karena alasan "aliran Udara yang dibelokkan".

Untuk lebih mengerti hal ini, mari kita lihat foto dibawah ini. Asumsi yang diambil oleh para Scientist adalah udara mengalir lurus (seperti di foto)
Aliran udara ini dibelokkan oleh sayap ke tanah, ketika pesawat berlaju di landasan terbang dengan bantuan Mesin Pesawat yang mendorong pesawat itu hingga bisa mencapai 80 m/s (kecepatan rata2 A 320 utk take off), sehingga menimbulkan reaksi gaya ke atas (Newton Third Law). Sayap pesawat mempunyai Profil yang symmetrie dan juga ada yg ansymmetrie, tergantung dari model pesawat nya. Profil ini juga sering disebut sebagai Airfoil. Dalam mendesign pesawat, bentuk dari Airfoil ini sangat memegang peranan penting dalam hal Aerodynamik.


Tapi bagaimana aliran udara itu bisa dibelokkan, padahal pesawat pas take off juga berlaju searah dengan aliran udara (lurus) di lapangan terbang?
Untuk menjawab pertanyaan ini, mungkin kita harus mengerti bagian-bagian pesawat dan cara mengendalikannya.



Ketika pesawat hendak take off, Pilot akan menarik setir ke arahnya tepat ketika pesawat sudah meraih titik kecepatan terendah (stall speed), dan hal ini menyebabkan Elevator naik keatas (seperti di gambar diatas), sehingga terbentuklah gaya kebawah (F) di bagian horizontal stabilisator.
Moment (M) yang terresultasi karena gaya ke bawah dan jarak (M = F.s = Newton Law of Motion) membuat sayap membentuk sebuah sudut (yg juga disebut: Angle of Attack).
Sudut ini lah yang menentukan besarnya Lift Coefficient (Ca) yang akhirnya memperngaruhi Lift atau dorongan keatas.

Lift (A) = ρ/2 . (V^2). A. Ca

(arti persamaan ini bisa dilihat di sini)

Jadi semakin besar sudut yang dibentuk sayap dengan garis horizontal (yang diasumsi sebagai arah aliran udara), maka semakin besarlah area dari sayap pesawat yang bisa dipakai untuk membelokkan aliran udara itu, sehingga semakin banyak aksi Gaya kebawah, dan reaksi gaya itu dipakai untuk Pesawat bisa terbang.

Jadi kesimpulannya:
Pilot idupin mesin pesawat pesawat, stelah itu pesawat berlaju dengan akselerasi tinggi hingga mencapai stall speed. Pada saat itu karena aksi Pilot, elevator naik, dan sayap pesawat membentuk Angle of Attack. Aliran udara dibelokkan dengan sudut sebesar angle of attack itu ke arah tanah, sehingga membentuk gaya dorong ke atas, dan akhirnya pesawt terbang.. terbang.. dan terbang..!!! :)

Sunday, February 8, 2009

Kala,

Manusia dianugerahi hati dan otak, 2 organ vital pembuat keputusan terbaik ini harus berjalan selaras untuk dapat bekerja semestinya. Motor pemacu tindakan, pengatur segala panca indra, pembeda benar dan salah, yang selalu digerakkan oleh otak adalah Pikiran. Tapi apalah arti sekuntum bunga tanpa kelopak memperindahnya, 'lah apa arti sebuah pemikiran tanpa pengetahuan kebenaran. Hatilah yang akan selalu mengartikan manusia, ketika pemikir hanya mengandalkan otak, ada hal penting hilang dari barisan. Semua manusia berotak, tapi insan tanpa perasaan lebih rendah dari penjilat.

Prasangka, adalah sifat hati yang tak boleh dielakkan. Walaupun hati adalah pembela yang benar, dan pemaaf kesalahan, prasangka dapat menjerumuskan pemikir dalam fitnah yang nyata. Prasangka baik akan selalu membela, walau otakpun tak sudi menerimanya. tapi prasangka buruk akan selalu menghina, walau akal jernih kerap menolaknya. Apa daya satu malaikat, kala ia mendengar manusia jatuh dalam hinaan, karena prasangka buruk dan mulut tajam iblis yang selalu menghasut saudaranya. Mungkin satu pinta cahaya suci itu, 'smoga manusia dapat hidup rukun, tanpa diawali firasat buruk. TAK akan terjadi! karena Tuhan memberikan pilihan pada insan untuk memilih jalan yang ingin ditempuh. Manusia yang tlah jatuh itu, dapatkah dia berdiri? bahkan senyuman tak dapat berbohong, kata benci terlanjur menyakiti hati. Tertawaan setan memutuskan silahturahmi, padahal kata saudara selalu dijunjung kedua sisi.

Teman, kata suci si penyendiri. "Tak dikira menjadi pahit, tampaknya tak akan pernah senyuman mendapatkan hak menjelaskan mengapa murung datang kala bersama. Mungkin senyuman tak tahu kesalahan apa yang pernah dibuat sampai diam menemani, mungkin diam tertawa kala senyuman tiada, karena senyuman tak berarti, kala tertawa dapat diraih, bukan?"

Tuesday, January 27, 2009

I just wanna be with somebody

I just want you to know
i'm not one
i used to be

I just want you to see
how deep i've drown
in this dark feeling inside me

Fool me!
'coz i just wanna be with somebody
Love me!
i dont care who you might be
Make me,
how you want me to be!
as long as you stay here with me

I will promise you the moon
even when you lie
not to leave me

I will bring back your broken heart
even though you'll break mine
please stay here with me!

Please stay here with me!

Tuesday, January 6, 2009

Efek dari bentuk sayap (1)

Bagaimana pesawat bisa terbang?
Jika pertanyaan ini muncul di kepala Anda, maka jawabannya dikarenakan adanya aliran udara yang dibelokkan. Ini mengakibatkan adanya perbedaan tekanan antara bagian di atas sayap dan dibawah sayap dan menimbulkan kecepatan udara yang bergerak yang berbeda antara keduanya. Perbedaan kecepatan ini lah yang nantinya mebuat daya yang mendorong pesawat ini keatas (eng:Lift).

Apa saja yang mempengaruhi "Lift" ini?

A = ρ/2 . (V^2). A. Ca


A = Lift
ρ = Massa Jenis
V = Kecepatan pesawat
A = Besar Area sayap Pesawat
Ca = Lift Coefficient

Udara mempunyai massa jenis sebesar 1,25 kg/m3, tapi massa jenis air = 1000 kg/m3. Ini menjadikan Lift akan lebih besar jika di dalam air ketimbang di udara.

Kecepatan minimum adalah keunikan dari sebuah Pesawat terbang. Bagaimana tidak? segala macam alat transportasi lainnya seperti contohnya mobil, kereta dan kapal akan tetap berfungsi membawa seseorang atau sesuatu dari satu tempat ke tempat yang lain, walaupun dengan kecepatan yang sangat rendah. Berbeda dengan pesawat terbang, sebelum minimum Speed nya tercapai, belum cukup pula Lift yang membawa nya melayang.

Dan hal terakhir yang mempengaruhi besarnya Lift itu adalah besarnya sayap pesawat. Seperti tertulis di judul, mari kita melihat lebih jauh tentang sayap pesawat itu.

Sayap pesawat
Ada 5 bentuk dasar pesawat yang dikenal saat ini:
1. Oval

- Susah untuk di konstruksi
- mempunyai hambatan induksi yang sangat rendah

2. Segi empat (Kotak)

- Mudah untuk di konstruksi
- sangat bagus untuk pesawat yang pelan

3. Trapezium

- Sangat bagus untuk pesawat dengan kecepatan tinggi
- Sayangnya sayap Trapezium tidak baik utk pesawat dengan kecepatan rendah

4. Delta

- Sangat bagus utk pesawat dengan kecepatan Supersonic
- utk kecepatan rendah tidak cocok
- menghasilkan hambatan induksi yang besar

5. Sayap yg dapat bergerak

- Dengan kecepatan rendah dapat menghasilkan Lift yang cukup besar
- Sayapnya bisa diset membentuk Panah untuk meraih kecepatan tinggi, karena hambatan nya berkurang.
- Susah untuk di konstruksi
- Titik berat nya selalu berubah.

A.P.J Abdul Kalam

Presiden India yang pernah belajar Aerotechnik ini, adalah orang yang sangat ditakuti oleh Pakistan dan negara tetangganya. Alasannya adalah keberhasilannya untuk membuat Raket Missil.

Pada tahun 1982, Kalam menjadi Direktor DRDO (Defense Research and Development Organisation) dan juga ketua programm badan pembuat Raket. Hasil dari Program ini adalah "Anak Raket nya Kalam":
1. Nag (Cobra)
2. Prithvi (Langit)
3. Akash (Bumi)
4. Trishul (Ketigaan - kepercayaan India)
5. Agni (Api) - Bisa diluncurkan sampe China

Mai 1998 Kalam bekerja sama dengan mentri pertahanan George Fernandes pada saat itu dan perdana mentri India Atal Bihari Vajpayee, berhasil menjalankan 5 test nuklir. Dan sejak saat itu menjadi salah satu negara yg mempunyai kekuatan Atom.
Kalam mempunyai peranan penting dalam pengembangan Alat pembawa atom (senjata) nya (Trägersysteme - deutsch).

November 1999, PM India memberikan penghormatan kepada Abdul Kalam menjadi penasehat tinggi dalam bidang Ilmu pengetahuan dan technology milik pemerintah india.

Kalam, seorang muslim, dipilih oleh Pemerintahan Hindu BJP, menjadi presiden India, yang mempunyai tugas, layaknya presiden jerman, sebagai representativ negara. Dia mendapat 9x suara lebih banyak, dari kandidat yang lain dari Partai komunis.

Dengan niatnya membawa India pada tahun 2020 masuk ke Negara G8 (Wirtschaftweltgipfel - deutsch), yang sekarang diisi oleh Jerman, Prancis, Amerika, Inggris, Italia, Jepang, Kanada dan Rusia, die membakar semangat para anak2 muda India dengan buku2 nya, seperti Wings of Fire dan Ignited Minds.

Kebohonganku

Maafkan aku wahai cinta
bukan maksud menyakitimu
tapi kutahu kau tak bahagia

menjalani segala problema
diantara kita
menjadi satu wahana bimbang

walau kutahu
engkau tlah memasuki jantung hatiku

Sahabat Lama

Sahabat lama
dimana dirimu kini
ingatkah dirimu
saat kita tersenyum dulu

sekarang kita tlah terpisah
menjalani jalan takdir Tuhan
memahat kisah cinta serta
mengarungi samudera karya-Nya

Kirim kabarmu
pada diriku
wahai Teman..

Tak akan pudar
memory indah
dikala kita bersama