Showing posts with label Sejenak. Show all posts
Showing posts with label Sejenak. Show all posts

Tuesday, April 13, 2010

PES 2010


Pro Evolution Soccer (PES)
Pastinya tentang Game yang satu ini sangat layak di perbincangkan. Orang2 sering membandingkan antara PES dengan FIFA, dan selama ini seperti nya PES,yang juga dikenal dengan WE (Winning Eleven) di Asia, pantas dianggap unggul dibandingkan rival berat nya FIFA. Selain dari Grafik, permainan yang di hidangkan oleh PES itu jauh lebih realistis.

tapi bagaimana dengan PES 2010?
jika anda salah satu fans berat PES, anda akan terkejut ketika memulai PES 2010. Kenapa?karena yang dihidangkan oleh PES 2010 saat ini sangat berbeda dengan sebelumnya. Alasan saya mengatakan demikian, karena di PES 2010 ini, saya merasa kehilangan "control" permainan, bisa dibilang bug-PES 2010 menghambat pemain melancarkan serangan. Contoh nya seperti, ketika bola hendak di oper, pasti ada sela waktu (ca. 1-2 detik) hingga pemain dapat melakukannya. Di waktu ini, kita sebagai pemain serasa seperti "tidak ada control" dalam permainan. Apalagi yang namanya "super cancel" itu sangat disayangkan susah untuk dilakukan.
Contoh lainnya, dalam melakukan tendangan, hal yang sama dengan sela waktu itu pun terjadi.
Di atas saya ungkapkan, bagaimana PES sebelumnya lebih realistis dibandingkan FIFA. Di PES 2010 ini saya juga masih merasakan yang sama, tapi ada satu point yang saya sangat sayangkan, yaitu mengenai Goalkeeper.
Keeper nya selalu telat dalam mengambil aksi, dan juga dalam posisi one-on-one dengan penyerang lawan, keeper kerap mengambil langkah yang salah, terkadang terlalu maju, dan terkadang melompat ke arah berlawanan dengan jalur nya penyerang. Ini sama sekali bertolak belakang dengan apa yang sering kita lihat di stadion sebenarnya.

Sebagai salah satu fans PES 2010 saya sangat menyayangkan hal ini.
Tapi setelah saya baca beberapa forum, sepertinya dalam hal "telat", alias adanya sela waktu pada saat Passing atau Shooting, ada trik yang dapat diterapkan oleh para PC-Nutzer untuk menghentikan hal ini. Yaitu dengan cara: mengganti Setting dari layar ke format 4:3, dan kotak Vsync di untick.

Settingan ini menghilangkan satu masalah dari PES 2010 yaitu "waktu tunggu" hingga bola dapat di oper atau di tendang. Tapi sayangnya untuk masalah dengan Goalkeeper, kita harus berlatih berlatih.. dan berlatih lebih baik :)

Sunday, February 22, 2009

Keukonhof



Indah..
Satu kata untuk menyimpulkan taman tulip terkenal di Belanda ini. Bahkan sebelum kita menapakkan kaki di taman itu, kita sudah bisa menikmati preview bunga2 itu disebelah kiri dan kanan jalan menuju kesana.



Seperti layaknya di sebuah kota baru, kita bisa menentukan rute jalan yang hendak kita lewati di dalam taman Tulip ini dengan menggunakan peta yang sudah disediakan, tentunya ini bukan sebuah keharusan, tapi ini tentunya bagus untuk mengoptimalkan waktu, soalnya Keukonhof itu lumayan besar :).



Nah, didalam Keukonhof tinggal enjoy aja semua yang ada disitu. Di taman itu kita tidak cuma menemukan bunga Tulip, tapi juga berbagai jenis bunga lainnya, seperti Narcis, Hyacinth, Muscari, dan bunga lainnya bisa dinikmati.







Disediakan 5 Pavilion, setiap Pavilion itu berisikan tanaman2 khas nya.
Di dalam Pavilion Willem Alexander misalnya, kita bisa menemukan beraneka ragam tulip, dari yang warna merah, putih, kuning, sampe yang warna hitam. Selain itu juga bisa kita temukan lagi berbagai warna Narcis Flower dan Hyacinth Flower di Pavilion ini.






Di Pavilion yang lain, kita mendapat kesempatan untuk ngambil gambar jenis Bunga yang lain, seperti contohnya Anggrek di Pavilion Beatrix.
Keukonhof juga menyediakan beberapa Restaurant untuk istirahat setelah capek keliling2, Game Taman seperti Labirynth bagi yang senang "nyari jalan keluar" , sebuah kincir angin dan banyak hal lainnya...
dan sebagai penutup : Keukonhof itu bener2 indah..

Idee Film

Wah tiba2 jadi punya ide buat film niy..

Nah, gimana kalo ceritanya itu ttg serial killer antara beberapa teman...
kurang lebih ceritanya gini, ada beberapa teman baik, pas kecil sering main sembunyi2an (petak umpet), tapi cara mereka maen sembunyi2an itu agak beda dengan cara yang biasa...
mereka bersembunyi dengan teka-teki pertanyaan tricky.. nah jadinya itu teka-teki seprti:
"aku dekat suatu kotak yang selalu diliat, walaupun jarang diperhatikan, kalo aku ga ada orang ga bisa surfing, dimana aku?" - (jawaban: di depan Monitor)

nah, si penulis teka-teki itu bisa berada di tempat itu
dan tetap diam disana atau bisa nerusin game nya, dengan cara masang lagi teka-teki yang lain di tempat itu.
nah si penjaga nya harus mencari tempat itu, sampe semua pemainnya ketemu.

Nah, seperti banyak diantara kita, mereka juga berpisah ketika umur mereka bertambah. Tapi waktunya berbeda, ada yg pisah ketika baru tamat SD, ada yang baru selesai SMP, dan ada juga yang masih kuliah di universitas yang sama.

Selang beberapa tahun, mereka bertemu teman2 kecilnya lagi di Facebook atau Friendster atau website lainnya. Nah, dari situ akhirnya mereka reunian lagi disuatu tempat.

Alternativ 1
=======================================
Disini akhirnya terjadi sebuah klischee, salah satu teman mereka sudah merubah identitas aslinya (yang dia punyai sejak kecil), yang artinya nama, fisik, dll nya sudah diganti. Nah, pas dia meng-recognize temen2 lamanya di salah satu website personel di internet itu, dia langsung mencoba menjalin hubungan dengan mereka tapi tentunya tidak membuka identitas asli, alias siapa dia sebenarnya.

Nah, suatu saat dia mengajak teman2 lama nya yg dulu suka maen bareng ama dia, ngumpul lagi. Dan ketika mereka tiba ke tempat yang disepakati, mereka menemukan sebuah kertas berisikan teka-teki dan sebuah foto kecil teman mereka yang sudah merubah mukanya itu.

Nah, mereka kan pasti nanya2 niy, kok foto dia ada disitu, padahal di facebook/friendster dianya ga pernah nongol.
Akhirnya mereka semua sepakat utk main game yang tanpa sepengetahuan mereka sudah di set oleh teman kecil mereka sendiri yang sudah merubah diri.

---> Akhir cerita : Yang sudah merubah identitas nya ini, menembaki semua teman2nya setelah dia membongkar rahasianya sendiri dan mengemukakan motivnya di tempat terakhir teka-teki itu, dan ironisnya, teka-teki terakhirnya adalah teka2 pas mereka kecil.

Alternativ 2
=========================================
wah, tadi sebelon ngerjain alternativ 1, sebenarnya ada opsi lain utk klimaks nya FIlm dan akhir ceritanya...
tapi sekarang udah lupa.. hehehehe

Sunday, February 8, 2009

Kala,

Manusia dianugerahi hati dan otak, 2 organ vital pembuat keputusan terbaik ini harus berjalan selaras untuk dapat bekerja semestinya. Motor pemacu tindakan, pengatur segala panca indra, pembeda benar dan salah, yang selalu digerakkan oleh otak adalah Pikiran. Tapi apalah arti sekuntum bunga tanpa kelopak memperindahnya, 'lah apa arti sebuah pemikiran tanpa pengetahuan kebenaran. Hatilah yang akan selalu mengartikan manusia, ketika pemikir hanya mengandalkan otak, ada hal penting hilang dari barisan. Semua manusia berotak, tapi insan tanpa perasaan lebih rendah dari penjilat.

Prasangka, adalah sifat hati yang tak boleh dielakkan. Walaupun hati adalah pembela yang benar, dan pemaaf kesalahan, prasangka dapat menjerumuskan pemikir dalam fitnah yang nyata. Prasangka baik akan selalu membela, walau otakpun tak sudi menerimanya. tapi prasangka buruk akan selalu menghina, walau akal jernih kerap menolaknya. Apa daya satu malaikat, kala ia mendengar manusia jatuh dalam hinaan, karena prasangka buruk dan mulut tajam iblis yang selalu menghasut saudaranya. Mungkin satu pinta cahaya suci itu, 'smoga manusia dapat hidup rukun, tanpa diawali firasat buruk. TAK akan terjadi! karena Tuhan memberikan pilihan pada insan untuk memilih jalan yang ingin ditempuh. Manusia yang tlah jatuh itu, dapatkah dia berdiri? bahkan senyuman tak dapat berbohong, kata benci terlanjur menyakiti hati. Tertawaan setan memutuskan silahturahmi, padahal kata saudara selalu dijunjung kedua sisi.

Teman, kata suci si penyendiri. "Tak dikira menjadi pahit, tampaknya tak akan pernah senyuman mendapatkan hak menjelaskan mengapa murung datang kala bersama. Mungkin senyuman tak tahu kesalahan apa yang pernah dibuat sampai diam menemani, mungkin diam tertawa kala senyuman tiada, karena senyuman tak berarti, kala tertawa dapat diraih, bukan?"